Ketika Ruang Kelas SMKN 2 Bangkalan Dibawa Menjelajah Dunia AI Bersama Polres Bangkalan
Bangkalan, Pagi itu, suasana di aula SMK Negeri 2 Bangkalan terasa berbeda. Riuh rendah obrolan para siswa yang biasanya diisi dengan canda tawa khas remaja, mendadak berubah menjadi tatapan serba ingin tahu.
Di aula jajaran Polres Bangkalan hadir membawa sebuah oleh-oleh berharga: ilmu tentang Artificial Intelligence (AI).
Di era ketika semua hal bisa diselesaikan hanya dengan beberapa ketukan jari di layar ponsel, teknologi AI bagai pisau bermata dua bagi para pelajar.
Ia bisa menjadi teman belajar yang sangat cerdas, namun juga bisa menjerumuskan jika dipakai tanpa arah. Alasan itulah yang mendorong Polres Bangkalan untuk melangkah masuk ke sekolah-sekolah, membekali generasi muda agar tidak tersesat di tengah derasnya arus teknologi.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama, menyampaikan pesan hangat di hadapan para siswa. Beliau menegaskan bahwa tujuan utama kedatangan mereka adalah untuk menjaga agar para pelajar tidak sekadar jadi penonton atau konsumen pasif.
"Di era transformasi digital saat ini, keberadaan kecerdasan buatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelajar. Melalui kegiatan edukasi paham AI ini, Polres Bangkalan ingin membekali para siswa agar dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif yang mendukung proses belajar mereka," tuturnya dengan penuh harapan.
Bagi kepolisian, membentengi anak muda dari bahaya dunia maya—seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, hingga pelanggaran privasi—adalah prioritas. Ipda Agung mengingatkan anak-anak muda ini bahwa secanggih apa pun teknologi, nurani dan sikap kritis manusia tetap tidak boleh tergantikan. AI harusnya memacu kreativitas, bukan malah mematikan daya pikir.
Sesi diskusi berlangsung hidup dan penuh interaksi. Dinding ruang kelas menjadi saksi bagaimana wawasan baru membuka mata para siswa. Senyum dan binar antusiasme terpancar jelas di wajah mereka hingga akhir acara.
Mewakili teman-temannya, seorang siswi SMKN 2 Bangkalan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Suaranya terdengar polos namun penuh apresiasi atas kepedulian kepolisian terhadap masa depan mereka.
"Kegiatan pembelajaran AI ini memberikan pengalaman baru yang sangat berharga. Materi yang disampaikan menarik, interaktif, dan membuka wawasan tentang pemanfaatan kecerdasan buatan secara bijak dan bertanggung jawab. Terima kasih Bapak Kapolres Bangkalan," ungkapnya tulus.
Lewat momen kecil di ruang kelas hari itu, terbesit sebuah harapan besar: para pelajar di Bangkalan tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara akademis, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menjaga dunia digital tetap aman, bijak, dan penuh etika.
(tan)

Komentar
Posting Komentar